Showing posts with label Dunia Islam. Show all posts
Showing posts with label Dunia Islam. Show all posts

Monday, November 30, 2015

Kalimat Penuh Motivasi dari Luqman Kepada Anaknya

Kalimat Penuh Motivasi dari Luqman Kepada Anaknya



Sebagai orang tua yang bijak cobalah ajari anak - anak Anda sejak masih kecil dengan hal-hal yang baik agar dikemudian hari anak Anda akan menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan tidak pula menyusahkan orang tua. Jangan pula kita biarkan mereka mempelajari hal-hal yang buruk apalagi malah kita yang mengajarkannya. Mungkin kita bisa saja memulainya dengan menceritakan kisah-kisah para nabi dan rasul serta para sahabat. Dengan begitu semoga bisa menjadi suatu motivasi baginya untuk kehidupannya di masa yang akan datang. Berikut ini merupakan kisah yang mungkin cocok untuk Anda ceritakan untuk menjadi motivasi bagi anak-anak Anda. 

 
"Anakku, jika makanan telah memadati perutmu, maka akan matilah pikiran dan juga kebijaksanaanmu. Seluruh anggota tubuhmu akan malas untuk mengerjakan ibadah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati. Padahal hanya dengan hati bersih manusia dapat menikmati lezatnya berdzikir."

"Anakku, jikalau semenjak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu. Maka dewasa kelak engkau akan memetik buahnya dan menikmatinya."

"Anakku, ikutlah engkau kepada orang-orang yang sedang menggotong jenazah, jangan engkau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan. Karena jenazah akan mengingatkan engkau kepada kehidupan yang akan datang. Sedangkan pesta pernikahan akan membangunkan nafsu duniamu."

"Anakku, aku sudah pernah memikul batu-batu besar, aku juga sudah pernah mengangkat besi-besi berat. Tapi belum pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat daripada tangan yang buruk perangainya."
"Anakku, aku belum merasakan semua benda yang pahit. Tapi tidak pernah kurasakan ada yang lebih pahit dari kemiskinan dan kehinaan."

"Anakku, aku telah mengalami penderitaan dan bermacam kesusahan. Tetapi aku belum pernah merasakan penderitaan yang lebih susah daripada menanggung hutang."

"Anakku, sepanjang hidupku aku terus berpegang kepada delapan wasiat para nabi. Kalimat itu ialah:

1. Jika engkau beribadah pada Allah, jagalah pikiranmu baik-baik.
2. Jika engkau berada di rumah orang lain, maka jagalah pandanganmu.
3. Jika engkau berada di tengah-tengah majelis, jagalah lidahmu.
4. Jika engkau hadir dalam jamuan makan, jagalah perangaimu.
5. Ingatlah Allah selalu.
6. Ingatlah maut yang akan menjemputmu
7. Lupakanlah budi baik yang kau kerjakan pada orang lain.
8. Lupakanlah semua kesalahan orang lain terhadapmu."

Nah, buat para orang tua apakah kita sudah mengajarkan anak kita kalimat di atas? jikalau belum mulailah dari sekarang untuk mengajarkannya semoga saja akan menjadi motivasi hidupnya untuk berakhlak yang baik, tunjukanlah kasih sayang Anda sebagai orang tua kepada anak dengan mengajarkannya kalimat-kalimat penuh inspirasi, dan kelak Anda juga yang akan memperoleh hasilnya.
 
Baca juga disini

Monday, November 16, 2015

Inilah Para Mualaf Paling Berpengaruh di Dunia

Inilah Para Mualaf Paling Berpengaruh di Dunia

Berikut ini merupakan para mualaf yang paling berpengaruh di dunia.

1. Yusuf Estes (Joseph Estes)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Yusuf Estes merupakan seorang mantan Pendeta Kristen Katholik yang sangat giat dalam menyebarkan agama Katholik. Hal itu terlihat dari kontribusi keluarga Estes dalam membangun gereja-gereja dan sekolah-sekolah kristen di Texas. Ia memiliki beberapa studio rekaman dan puluhan toko yang menjual peralatan musik. Jadi dapat di simpulkan Joseph Estes adalah seorang katholik yang taat dan kaya raya.
Setelah mengalami rangkaian cerita yang cukup panjang, pada tahun 1991 secara resmi ia masuk Islam dan berganti nama menjadi Yusuf Estes.
Yusuf terlibat aktif di dalam berbagai aktifitas dakwah. Misalnya, ia menjadi imam tetap di markas militer AS di Texas, dai di penjara sejak tahun1994, dan pernah menjadi delegasi PBB untuk perdamaian dunia. Syekh Yusuf telah membuat banyak orang menjadi mualaf.


2. Alexander Russell Web

Pengaruh dunia tulis menulis pada akhir Abad 19 sangat besar dan efektif dalam membentuk opini masyarakat. Salah seorang yang berperan dalam dunia tersebut adalah alexander russel webb. Awalnya alexander membuka diri dari berbagai agama dan merasakan ketertarikan terhadap islam.
Tahun 1893, ia mengundurkan diri dari sang diplomat amerika di filiphina. Di negeri paman sam inilah ia memulai dakwahnya tentang islam. Diawal abad 20 alexander semakin dikenal sebagai muslim yang giat dan loyal dalam mendakwahkan agama Islam di Amerika Serikat.
 
3. Bilal Philips

Dennis bradly Philips, pria berdarah jamaika ini menghabiskan masa kecilnya di kanada. Kecintaannya terhadap muslim memberinnya kesempatan kepada pria berumur berusia lebih dari 60 tahun ini menjelajah ke berbagai negara termasuk Malaysia dan Indonesia.
Di dua Negara berpenduduk mayoritas islam ini Philips mulai tertarik mempelajari islam dan memutuskan untuk mempelajari islam secara intensif. Di tahun 1990an Philips bekerja di department agama arab Saudi. Kala itu perang teluk sedang berkecamuk. Saat tentara amerika serikat bermarkas disana, Philips terpilih untuk memberi materi seputar islam kepada mereka, 3000 serdadu amerika menjadi muallaf pada saat itu.

4. Daniel Strech

Daniel Strech merupakan politikus terkenal karena sikapnya yang keras menentang pembangunan masjid di seluruh swiss. Daniel berusaha mengerti dan mempelajari Al-quran dan ajaran ajaran islam dengan tujuan untuk melawan kaum muslimin.
Di dalam usahanya tersebut, ia mengakui kebenaran al-quran dan menjadi seorang muslim. Setelah menjadi muallaf, Daniel memfokuskan kegiatannya berpartisipasi dalam pembangunan partai demokrat baru. Gerakan ini memfokuskan diri dalam mentoleransi beragama.

5. Suhaib Webb

Shuaib Webb saat dia berumur 14 tahun mulai tidak percaya dengan agama yang dianutnya. Menjelma dari ketidak percayaan pada agama yang dipeluknya. Ia menjadi disc jockey hop dan menjadi produser lokal yang sukses dan melakukan rekaman bersama sejumlah artist. Namun ditengah kesuksesannya itu ia tak merasa bahagia dan akhirnya menemukan islam. Setelah menjadi muallaf suhaib webb meninggalkan karirnya dan mendalami ilmu ilmu islam.

6. Ingrid Mattson

Islamic Society of North America atau ISNA sepertinya tepat memilih Ingrid mattson sebagai orang nomor 1 sebagai pemimpin organisasi besar dan berpengaruh di amerika. Wanita kelahiran kanada 50 tahun silam ini sempat menjadi atheis sebagai orang yang tidak mempercayai tuhan. Akan tetapi, ketika menimba ilmu di salah satu universitas di amerika dan memilih jurusan seni dan filsafat disitulah ia mengenal agama Islam.

Sunday, November 15, 2015

Pengertian Aqidah Islamiyah

Pengertian Aqidah Islamiyah



Aqidah Islamiyah

 

"Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya" (QS. An-Nisa':69)

Pendahuluan


Nilai suatu ilmu itu ditentukan oleh kandungan ilmu tersebut. Semakin besar dan bermanfaat nilainya semakin penting untuk dipelajarinya. Ilmu yang paling penting adalah ilmu yang mengenalkan kita kepada Allah SWT, Sang Pencipta. Sehingga orang yang tidak kenal Allah SWT disebut kafir meskipun dia Profesor Doktor, pada hakekatnya dia bodoh. Adakah yang lebih bodoh daripada orang yang tidak mengenal yang menciptakannya?
Allah menciptakan manusia dengan seindah-indahnya dan selengkap-lengkapnya dibanding dengan makhluk / ciptaan lainnya. Kemudian Allah bimbing mereka dengan mengutus para Rasul-Nya (Menurut hadits yang disampaikan Abu Dzar bahwa jumlah para Nabi sebanyak 124.000 semuanya menyerukan kepada Tauhid (dikeluarkan oleh Al-Bukhari di At-Tarikhul Kabir 5/447 dan Ahmad di Al-Musnad 5/178-179). Sementara dari jalan sahabat Abu Umamah disebutkan bahwa jumlah para Rasul 313 (dikeluarkan oleh Ibnu Hibban di Al-Maurid 2085 dan Thabrani di Al-Mu'jamul Kabir 8/139)) agar mereka berjalan sesuai dengan kehendak Sang Pencipta melalui wahyu yang dibawa oleh Sang Rasul. Namun ada yang menerima disebut mu'min ada pula yang menolaknya disebut kafir serta ada yang ragu-ragu disebut Munafik yang merupakan bagian dari kekafiran. Begitu pentingnya Aqidah ini sehingga Nabi Muhammad, penutup para Nabi dan Rasul membimbing ummatnya selama 13 tahun ketika berada di Mekkah pada bagian ini, karena aqidah adalah landasan semua tindakan. Dia dalam tubuh manusia seperti kepalanya. Maka apabila suatu ummat sudah rusak, bagian yang harus direhabilitisi adalah kepalanya lebih dahulu. Disinilah pentingnya aqidah ini. Apalagi ini menyangkut kebahagiaan dan keberhasilan dunia dan akherat. Dialah kunci menuju surga.
Aqidah secara bahasa berarti sesuatu yang mengikat. Pada keyakinan manusia adalah suatu keyakinan yang mengikat hatinya dari segala keraguan. Aqidah menurut terminologi syara' (agama) yaitu keimanan kepada Allah, Malaikat-malaikat, Kitab-kitab, Para Rasul, Hari Akherat, dan keimanan kepada takdir Allah baik dan buruknya. Ini disebut Rukun Iman.
Dalam syariat Islam terdiri dua pangkal utama. Pertama : Aqidah yaitu keyakinan pada rukun iman itu, letaknya di hati dan tidak ada kaitannya dengan cara-cara perbuatan (ibadah). Bagian ini disebut pokok atau asas. Kedua : Perbuatan yaitu cara-cara amal atau ibadah seperti sholat, puasa, zakat, dan seluruh bentuk ibadah disebut sebagai cabang. Nilai perbuatan ini baik buruknya atau diterima atau tidaknya bergantung yang pertama. Makanya syarat diterimanya ibadah itu ada dua, pertama : Ikhlas karena Allah SWT yaitu berdasarkan aqidah islamiyah yang benar. Kedua : Mengerjakan ibadahnya sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW. Ini disebut amal sholeh. Ibadah yang memenuhi satu syarat saja, umpamanya ikhlas saja tidak mengikuti petunjuk Rasulullah SAW tertolak atau mengikuti Rasulullah SAW saja tapi tidak ikhlas, karena faktor manusia, umpamanya, maka amal tersebut tertolak. Sampai benar-benar memenuhi dua kriteria itu. Inilah makna yang terkandung dalam Al-Qur'an surah Al-Kahfi 110 yang artinya : "Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya."

Perkembangan Aqidah

Pada masa Rasulullah SAW, aqidah bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena masalahnya sangat jelas dan tidak terjadi perbedaan-perbedaan faham, kalaupun terjadi langsung diterangkan oleh beliau. Makanya kita dapatkan keterangan para sahabat yang artinya berbunyi : "Kita diberikan keimanan sebelum Al-Qur'an"
Nah, pada masa pemerintahan khalifah Ali bin Abi Thalib timbul pemahaman -pemahaman baru seperti kelompok Khawarij yang mengkafirkan Ali dan Muawiyah karena melakukan tahkim lewat utusan masing-masing yaitu Abu Musa Al-Asy'ari dan Amru bin Ash. Timbul pula kelompok Syiah yang menuhankan Ali bin Abi Thalib dan timbul pula kelompok dari Irak yang menolak takdir dipelopori oleh Ma'bad Al-Juhani (Riwayat ini dibawakan oleh Imam Muslim, lihat Syarh Shohih Muslim oleh Imam Nawawi, jilid 1 hal. 126) dan dibantah oleh Ibnu Umar karena terjadinya penyimpangan-penyimpangan. Para ulama menulis bantahan-bantahan dalam karya mereka. Terkadang aqidah juga digunakan dengan istilah Tauhid, ushuluddin (pokok-pokok agama), As-Sunnah (jalan yang dicontohkan Nabi Muhammad), Al-Fiqhul Akbar (fiqih terbesar), Ahlus Sunnah wal Jamaah (mereka yang menetapi sunnah Nabi dan berjamaah) atau terkadang menggunakan istilah ahlul hadits atau salaf yaitu mereka yang berpegang atas jalan Rasulullah SAW dari generasi abad pertama sampai generasi abad ketiga yang mendapat pujian dari Nabi SAW. Ringkasnya : Aqidah Islamiyah yang shahih bisa disebut Tauhid, fiqih akbar, dan ushuluddin. Sedangkan manhaj (metode) dan contohnya adalah ahlul hadits, ahlul sunnah dan salaf.
Bahaya Penyimpangan Pada Aqidah.
Penyimpangan pada aqidah yang dialami oleh seseorang berakibat fatal dalam seluruh kehidupannya, bukan saja di dunia tetapi berlanjut sebagai kesengsaraan yang tidak berkesudahan di akherat kelak. Dia akan berjalan tanpa arah yang jelas dan penuh dengan keraguan dan menjadi pribadi yang sakit personaliti. Biasanya penyimpangan itu disebabkan oleh sejumlah faktor diantaranya :
  1. Tidak menguasainya pemahaman aqidah yang benar karena kurangnya pengertian dan perhatian. Akibatnya berpaling dan tidak jarang menyalahi bahkan menentang aqidah yang benar.
  2. Fanatik kepada peninggalan adat dan keturunan. Karena itu dia menolak aqidah yang benar. Seperti firman Allah SWT tentang ummat terdahulu yang keberatan menerima aqidah yang dibawa oleh para Nabi dalam Surat Al-Baqarah 170 yang artinya : "Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Ikutlah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami." (Apabila mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk."
  3. Taklid buta kepada perkataan tokoh-tokoh yang dihormati tanpa melalui seleksi yang tepat sesuai dengan argumen Al-Qur'an dan Sunnah. Sehingga apabila tokoh panutannya sesat, maka ia ikut tersesat.
  4. Berlebihan (ekstrim) dalam mencintai dan mengangkat para wali dan orang sholeh yang sudah meninggal dunia, sehingga menempatkan mereka setara dengan Tuhan, atau dapat berbuat seperti perbuatan Tuhan. Hal itu karena menganggap mereka sebagai penengah/arbiter antara dia dengan Allah. Kuburan-kuburan mereka dijadikan tempat meminta, bernadzar dan berbagai ibadah yang seharusnya hanya ditujukan kepada Allah. Demikian itu pernah dilakukan oleh kaumnya Nabi Nuh AS ketika mereka mengagungkan kuburan para sholihin. Lihat Surah Nuh 23 yang artinya : "Dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr."
  5. Lengah dan acuh tak acuh dalam mengkaji ajara Islam disebabkan silau terhadap peradaban Barat yang materialistik itu. Tak jarang mengagungkan para pemikir dan ilmuwan Barat serta hasil teknologi yang telah dicapainya sekaligus menerima tingkah laku dan kebudayaan mereka.
  6. Pendidikan di dalam rumah tangga, banyak yang tidak berdasar ajaran Islam, sehingga anak tumbuh tidak mengenal aqidah Islam. Pada hal Nabi Muhammad SAW telah memperingatkan yang artinya : "Setiap anak terlahirkan berdasarkan fithrahnya, maka kedua orang tuanya yang meyahudikannya, menashranikannya, atau memajusikannya" (HR: Bukhari).
Apabila anak terlepas dari bimbingan orang tua, maka anak akan dipengaruhi oleh acara / program televisi yang menyimpang, lingkungannya, dan lain sebagainya.
  1. Peranan pendidikan resmi tidak memberikan porsi yang cukup dalam pembinaan keagamaan seseorang. Bayangkan, apa yang bisa diperoleh dari 2 jam seminggu dalam pelajaran agama, itupun dengan informasi yang kering. Ditambah lagi mass media baik cetak maupun elektronik banyak tidak mendidik kearah aqidah bahkan mendistorsinya secara besar-besaran.
Tidak ada jalan lain untuk menghindar bahkan menyingkirkan pengaruh negatif dari hal-hal yang disebut diatas adalah mendalami, memahami dan mengaplikasikan Aqidah Islamiyah yang shahih agar hidup kita yang sekali dapat berjalan sesuai kehendak Sang Khalik demi kebahagiaan dunia dan akherat kita, Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa' 69 yang artinya : "Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya."
Dan juga dalam Surah An-Nahl 97 yang artinya : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
Faedah Mempelajari Aqidah Islamiyah
Karena Aqidah Islamiyah bersumber dari Allah yang mutlak, maka kesempurnaannya tidak diragukan lagi. Berbeda dengan filsafat yang merupakan karya manusia, tentu banyak kelemahannya. Makanya seorang mu'min harus yakin kebenaran Aqidah Islamiyah sebagai poros dari segala pola laku dan tindakannya yang akan menjamin kebahagiannya dunia akherat. Dan merupakan keserasian antara ruh dan jasad, antara siang dan malam, antara bumi dan langit dan antara ibadah dan adat serta antara dunia dan akherat. Faedah yang akan diperoleh orang yang menguasai Aqidah Islamiyah adalah :
  1. Membebaskan dirinya dari ubudiyah / penghambaan kepada selain Allah, baik bentuknya kekuasaan, harta, pimpinan maupun lainnya.
  2. Membentuk pribadi yang seimbang yaitu selalu kepada Allah baik dalam keadaan suka maupun duka.
  3. Dia merasa aman dari berbagai macam rasa takut dan cemas. Takut kepada kurang rizki, terhadap jiwa, harta, keluarga, jin dan seluruh manusia termasuk takut mati. Sehingga dia penuh tawakkal kepad Allah (outer focus of control).
  4. Aqidah memberikan kekuatan kepada jiwa , sekokoh gunung. Dia hanya berharap kepada Allah dan ridho terhadap segala ketentuan Allah.
  5. Aqidah Islamiyah adalah asas persaudaraan / ukhuwah dan persamaan. Tidak beda antara miskin dan kaya, antara pinter dan bodoh, antar pejabat dan rakyat jelata, antara kulit putih dan hitam dan antara Arab dan bukan, kecuali takwanya disisi Allah SWT.

Wednesday, November 11, 2015

Inilah Alasan Kenapa Putaran Tawaf Kearah Kiri

Inilah Alasan Kenapa Putaran Tawaf Kearah Kiri


Tahukah Anda Tawaf jika dicermati arah putarannya berlawanan dengan arah jarum jam, dan posisi Ka’bah di sebelah kiri kita. Apakah ada hikmah di balik peristiwa tersebut? Padahal Nabi Saw sendiri selalu memulai segala sesuatu dari sebelah kanan?
Coba kita lihat dulu ke Alam semesta dan kita mengetahui semua benda langit dan planet-planet, bahkan Matahari sekalipun berputar dari kiri terus ke kanan. Begitu pula dengan galaksi kita juga dengan Elektron (bagian dari Atom) semuanya bergerak dari arah kiri terus ke kanan.
Yang menarik, peredaran sirkulasi darah di tubuh kita juga bergerak di mulai dari arah kiri kemudian ke kanan. Sirkulasi darah dimulai dari jantung, kemudian dipompa sampai mengalir ke tubuh sebelah kiri.

Kesimpulan
Setelah kita cermati bahwa semua benda langit bahkan perputaran Galaksi di Alam semesta, ternyata bergerak dari sebelah kiri kemudian berputar ke kanan.
Dan gerakan itu sama halnya seperti gerakan Tawaf, berlawanan dengan putaran jarum jam. Yang bergerak dari arah kiri kemudian terus maju ke arah kanan.
Gerakan semua itu ternyata adalah rangkain Tasbih Alam semesta, bahkan di dalam tubuh pun ternyata ungkapan tasbih kepada Allah, penguasa Alam semesta maka benarlah segala firman Allah Swt.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” (QS. Al-Isra: 44)

Ust. Ackman. Lc. MSi

Saturday, September 26, 2015

10 Negara Muslim dengan Populasi Terbesar di Dunia

10 Negara Muslim dengan Populasi Terbesar di Dunia



Islam adalah salah satu agama yang mempunyai umat terbesar saat ini, berbeda di setiap negara jumlah penduduk muslimnya juga beragam. Tahukah Anda? Negara-negara dengan populasi muslim terbesar dan terbanyak di dunia? berikut 10 informasi negara muslim dengan jumlah populasi terbanyak yang Tema Seru rangkum dari berbagai sumber.


1. Indonesia


Negara di Asia Tenggara ini disebut juga sebagai tanah dengan populasi Muslim tertinggi di Dunia. Persentase Muslim Indonesia mencapai hingga 12,7 persen dari populasi dunia. Dari 205 juta penduduk Indonesia. Negara ini juga merupakan urutan teratas dalam jumlah penduduk muslim dunia.

2. Pakistan


Muslim di Pakistan menguasai sekitar 11 persen dari total populasi Muslim dunia. Namun pada 2010, jumlah Muslim di Pakistan yang terus meningkat menjadi 178 juta orang dengan persentase penduduk muslimnya yaitu sekitar 96% dari total seluruh penduduknya.

3. India


India memiliki lebih dari 100 juta Muslim. Pada tahun 2010, India penduduk muslimnya sekitar 10,9 % muslim namun sekarang India terus naik menjadi 14,6% dari total keseluruhan 177 juta penduduknya tersebut.

4. Bangladesh


Bangladesh memiliki total 9,2 persen Muslim. Tapi siapa menyangka kini persentase itu meningkat pesat ke 90,4 persen. Diperkirakan 149 juta Muslim di Bangladesh pada 2010. Islam datang ke wilayah Bangladesh sejak abad ke-13, terutama oleh kedatangan para pedagang Arab, Persia Saints dan penaklukan daerah.

5. Mesir


Negara yang terletak di sudut timur laut Afrika ini memiliki hingga 80 juta Muslim, yang membuatnya 4,9 persen dari populasi Muslim dunia. Mesir memiliki 94,7 persen warga Muslim dari seluruh populasi penduduknya. Islam menyentuh wilayah Mesir pada 628 Masehi. Ketika itu Rasulullah mengirim surat pada Gubernur Mukaukis (pada saat itu Mesir berada di bawah kekuasaan Romawi) mengajak masuk Islam.

6. Nigeria


Siapa yang menduga bahwa negara yang terletak di wilayah Afrika Barat menjadi pemilik urutan keenam. Menurut statistik, persentase Muslim di Nigeria sampai dengan 4,7 persen populasi muslim dunia. 76 Juta penduduk memeluk Islam di Nigeria. Di samping melakukan perdagangan, para pedagang Muslim juga memperkenalkan tujuan utama ajaran Islam di Nigeria, yaitu mengembangkan perdamaian, kesejahteraan dan keadilan.

7. Iran


Negara yang terletak di Asia Barat ini memiliki persentase 99,6 persen Muslim. Ada sekitar 76 juta Muslim di Iran, atau 4,6 persen dari populasi Muslim di dunia. Iran sebelum menganal Islam berada dibawah kekaisaran Persia. Kemudian Persia bergabung menjadi sebagian awal khilafah Islam

8. Turki


Turki, produk Kekaisaran Ottoman yang terletak di kawasan Asia Barat dan Eropa Tenggara ini mayoritas Muslim dengan persentase 98,6 persen dari jumlah penduduknya. 76 juta Turki adalah Muslim, sehingga menyumbang 4,6 persen dari total penduduk Muslim dunia.

9. Algeria


Islam pertama kali dibawa ke Aljazair (Algeria) oleh Bani Umayyah. Tidak banyak yang tahu bahwa negara yang terletak di Afrika Utara di pantai Mediterania ini memiliki total 38 juta Muslim dengan persentase 98,2 persen dari total penduduk di negara Algeria.

10. Maroko


Maroko terletak di Afrika Utara memiliki populasi Muslim berjumlah 32 juta jiwa. Maroko 99,9 persen Muslim. Maroko juga menyumbang sekitar 2 persen dari total penduduk Muslim dunia.


Sekian informasi 10 Negara Muslim dengan Populasi Terbesar di Dunia
Semoga Bermanfaat