Kota yang Semua Penduduknya Wanita Ini Sedang Mencari Pria

Kota yang Semua Penduduknya Wanita Ini Sedang Mencari Pria



Di dunia ini banyak hal unik terjadi seperti di salah satu kota kecil yang keseluruha penduduknya adalah wanita, kota itu adalah Noiva do Cordeiro, Brasil, memiliki sekitar 600 orang penduduk yang secara keseluruhan adalah wanita, konon wanita yang ada di daerah ini adalah wanita yang memiliki paras yang cantik. Usia wanita di kota ini rata-rata masih muda yaitu berusia 20an. Namun, ternyata kini mereka merindukan sosok kehadiran para pria untuk berkunjung di kota mereka itu, dan bersedia untuk tinggal bersama mereka dengan peraturan yang mereka buat.

Seperti yang dipaparkan Kompas.com, sebagian dari para perempuan ini memang telah menikah. Namun, suami mereka bekerja diluar kota dan hanya pulang pada akhir pekan. Di sana juga para anak laki-laki di minta untuk meninggalkan kota tersebut jika mereka sudah mulai beranjak dewasa atau berusia 18 tahun.
Kota keci ini awalnya berdiri pada tahun 1890-an, ada seorang gadis muda yang bernama Maria dan keluarganya dikucilkan oleh gereja Katolik daerah tersebut karena tuduhan berbuat zina.


Pendeta Anisio kemudian melakukan upaya ketat, yaitu melarang warganya minum minuman keras, mendengarkan musik, memotong rambut mereka, atau memakai alat kontrasepsi.
Ketika pendeta Anisio meninggal di tahun 1995, para perempuan disana memutuskan untuk tidak lagi membiarkan para lelaki mengatur kehidupan mereka.Kini para perempuanlah yang berkuasa di kota tersebut dan mengatur segala tatanan kehidupan mereka.
Namun, salah satu warga mereka curhat, Noive de Cordeiro menghadapi satu masalah utama di dalam hidupnya, meskipun berparas cantik, namun mereka kesulitan mencari pasangan hidup. Nelma Fernandes (23), salah seorang warga kota itu juga mengakui dalam mencari kekasih adalah hal yang hampir mustahil untuk para perempuan di kota ini.
“Di sini, pria yang bisa ditemui oleh para perempuan lajang adalah jika tidak sudah menikah ataupun berkerabat dengan kami. Saya saja belum pernah mencium seorang pria,” kata Nelma.
“Kami semua di sini mempunyai impian jatuh cinta dan menikah. Namun, kamipun juga suka tinggal di kota ini dan tak mau meninggalkannya hanya untuk mencari pasangan hidup,” lanjut Nelma.
Kekurangan para pria di kota ini tentu membuat kota tersebut mengundang para pria untuk mendatanginya namunmereka harus bersedia beradaptasi dengan lingkungan perempuan, untuk tinggal di kota kecil itu.
“Kami ingin tahu siapa saja pria yang ingin meninggalkan dunia mereka dan menjadi bagian dari kami. Namun, peraturan pertama mereka juga harus setuju menuruti perintah kami dan hidup sesuai dengan aturan dari kami,” kata Nelma.

Rosalee salahsatu warga disana yakin dalam banyak melakukan hal perempuan jauh lebih baik dibandingkan para pria. Dia mengatakan, jika di tangan para perempuan, kota Noiva do Cordeiro jauh lebih cantik dan terorganisir.


“Saat dalam menghadapi suatu masalah, kami mencoba memecahkan masalah dengan cara perempuan. Kami mencari solusi dan bukannya konflik,” lanjut Rosalee.
“Kami juga berbagi dalam semua hal, bahkan tanah yang menjadi tempat kami bekerja. Tak ada persaingan di antara kami semua. Hal yang dilakukan itu semata-mata demi kebersamaan,” tambah dia.
Kehidupan yang ada di Noiva do Cordeiro memang sangat menyenangkan dan nyaris tidak ada kekurangan. Satu-satunya kekurangan dari kota ini yang dirasakan para perempuan di sana ialah kehadiran dari para pria yang tuls menyayangi mereka.
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Thanks for your comment