Teror Paris, 150 Orang Ditemukan Tewas Termasuk 3 Tersangka

Teror Paris, 150 Orang Ditemukan Tewas Termasuk 3 Tersangka

 Suasana evakuasi korban teror di Paris

Paris kota indah dengan menara Effiel nya yang menawan seakan berubah dalam semalam, Di sana terjadi rentetan teror: penembakan di restoran, penyanderaan di gedung konser, dan serangan bom di bar dan stadion di kota tersebut.
Presiden Prancis Francois Hollande mendeklarasikan situasi darurat di seluruh negeri. Ia juga meminta rakyatnya untuk bahu membahu dengan aparat keamanan selama serangan teroris tak terduga terjadi di Prancis.
"Ini adalah horor," kata dia, seperti dikutip dari CNN, pada hari Sabtu (14/11/2015).
Wilayah perbatasan juga ditutup untuk mencegah serangan lebih lanjut lagi.
Meski demikian, Hollande meminta warga Prancis memperlihatkan rasa tak gentar menanggapi teror yang terjadi di negaranya tersebut.
Teror bermula pada Jumat malam, 13 November 2015. Sekelompok penyerang menyerbu gedung konser Bataclan tempat band asal Amerika Serikat, Eagles of Death Metal, bermain di depan penonton yang penuh sesak. Mereka memberondongkan senjata dan melempar bahan peledak.
Para pelaku juga menyandera sejumlah orang di lokasi kejadian.
Baru-baru ini, seperti dikutip dari iTele, sumber Kepolisian Prancis mengatakan setidaknya 100 orang ditemukan tewas di dalam gedung konser Bataclan, termasuk 3 tersangka yang tewas setelah polisi menyerbu lokasi tempat kejadian. Terakhir, korban tewas terus bertambah hingga mencapai 150 orang.
Teror yang terjadi di Kota Paris ini pun mendapat perhatian khusus Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Dia mengecam aksi yang dilakukan oleh kelompok teror tersebut.
"Serangan ini suatu upaya yang sangat keterlaluan untuk meneror warga sipil tak berdosa," tegas Obama seperti dikutip The Guardian, Sabtu (14/11/2015).
Persiden Obama juga mengatakan Amerika akan melakukan apa pun untuk membawa kelompok teroris itu ke pengadilan. Namun, Obama mengatakan belum menghubungi Presiden Prancis Francois Hollande terkait serangan teror ini.
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Thanks for your comment