Pandangan Tentang 'Keperawanan' di Berbagai Negara

Pandangan Tentang 'Keperawanan' di Berbagai Negara



Secara fisik, perawan ditandai dengan masih utuhnya selaput dara yang berada di daerah vagina. Hilangnya keperawanan biasanya disertai adanya keluar darah dari daerah vagina yang tergantung bentuk dan ketebalan selaput dara pada saat mengadakan persetubuhan untuk pertama kali. Namun, secara Islami keperawanan bukan hanya sekadar masih utuhnya selaput dara, melainkan setiap perempuan yang belum pernah melakukan kegiatan aktivitas seksual seperti main jari, masturbasi, dan sepong.

Setiap wanita yang layaknya gelas retak, sekali saja hilang maka tidak akan kembali lagi. Oleh karena itu, bagi setiap wanita merupakan hal penting dalam menjaga kesuciannya. Tidak begitu mudah memberikan kepada seseorang yang belum mempunyai hubungan yang sah dengannya. Wanita pun dituntut untuk selalu menjaga keperawanannya. Namun berbeda negara berbeda pula pandangan tentang hal tersebut, lantas bagaimana pandangan di berbagai negara akan hal tersebut? Berikut pandangan selengkapnya di berbagai negara.

1. Cewek dianggap perawan jika belum pernah melahirkan

Ada di sebagian negara bahwa perempuan perawan itu adalah yang belum pernah melahirkan anak dari vaginanya. Jadi, meskipun ia sudah menikah, akan tetapi masih di anggap perawan karena belum melahirkan seorang bayi.

2. Cewek yang sudah menikah berarti tidak perawan

Di dalam pernikahan beberapa orang percaya bahwa malam pertama adalah hal yang menakutkan. Mereka mengartikan bahwa darah keperawanan tersebut adalah suatu hal yang negatif, jadi sebagian orang akan menganggap bahwa siapa saja cewek yang sudah menikah berarti tidak perawan lagi karena telah di renggut oleh suami. Padahal hal tersebut belum tentu di lakukan pada malam pertama pernikahan, bisa saja karena mereka lelah setelah selesai mengadakan pesta. Hal itu di tunda dulu karena kondisi fisik yang lelah tersebut.

3. Cewek yang perawan adalah cewek yang belum pernah pacaran 

Hal ini merupakan pendapat umum yang ada di masyarakat berbagai belahan dunia, karena pacaran merupakan hal yang paling sering menjerumuskan para remaja. Dengan maraknya berita tersebut beredar, lalu munculah spekulasi bahwa wanita yang perawan itu adalah bagi mereka yang belum pernah pacaran. Karena sangat kecil kemungkinan bagi wanita tersebut untuk kehilangan itu, namun sebenarnya hal ini juga tidak menjamin apakah mereka masih 'perawan' atau tidak. Karena banyak juga berita beredar, justru mereka kehilangan hal tersebut bisa dari teman, keluarga, atau bahkan menjualnya karena desakan ekonomi.

4. Cewek yang belum menikah berarti masih perawan

Sependapat dengan point nomor 2, bagi sebagian orang wanita yang belum menikah berarti mereka adalah seorang perawan. Karena hal tersebut dapat di artikan sebagai tanda bahwa seseorang itu belum menikah alias masih perawan. Namun, seperti yang disebutkan tadi sebenarnya tidak ada jaminan apakah seseorang masih perawan atau tidak. Karena hanya dia sendiri yang mengetahui kebenarannya.

Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Thanks for your comment